Jumat, 09 Oktober 2009

Template Kalender 2010 siap pakai

Seperti yang sudah saya janjikan sebelumnya, sekarang teman-teman dapat mendownload kalender 2010 yang saya buat. Untuk membuka file ini diperlukan software Corel 13/ X3.
Font yang dipakai Trajan, jika di komputer anda tidak ada maka akan diganti otomatis. Semua Font belum di convert.

Klik download.

Saya juga menerima permintaan pembuatan kalender khusus baik untuk personal, keluarga maupun instansi.

Kamis, 08 Oktober 2009

Membuat Kalender Melalui Corel Draw dengan bantuan Microsoft Excel

Tidak terasa waktu berjalan sangat cepat. Baru saja kita memasuki tahun 2009 tanpa terasa sudah memasuki bulan Oktober. Rutinitas kegiatan percetakan pun mulai bersiap-siap untuk melakukan pencetakan kalender tahun 2010. Entah itu Instansi Pemerintah, Kantor Swasta, Sekolah, Toko-toko kecil, Dealer Motor pasti sudah bersiap-siap menganggarkan sebagian anggaran mereka untuk membuat kalender. Mengapa kalender? Kalender dinilai (menurut saya sih) merupakan media promosi yang murah meriah (sebenarnya relatif juga) dan dapat dipakai dalam jangka waktu yang cukup lama, paling tidak 1 tahun. Nah, inilah kesempatan kita sebagai seorang desainer grafis untuk melihat peluang bisnis. Bisnis kalender memang cukup menggiurkan, apalagi mendapatkan job order dari sebuah perusahaan yang cukup besar. Sebagai gambaran, tahun lalu saya pernah membuatkan sebuah kalender untuk salah satu instansi pemerintah dan mendapatkan keuntungan sekitar 2 juta rupiah. Bayangkan jika teman-teman berhasil mendapatkan 4 proyek pembuatan kalender....untuk ukuran orang jogja nilai itu sudah sangat besar bagi saya khususnya.. he..he..
Nah..permasalahannya banyak di antara kita yang bingung bagaimana cara membuat kalender supaya cepat dan efektif dalam pengeditan. Untuk kalender corporate gak mungkin lah kita menggunakan template yang dijual di toko-toko. Saya akan membagikan tips Membuat Kalender Melalui Corel Draw dengan bantuan Microsoft Excel. Untuk hasil file jadinya, harap bersabar. Nanti saya akan bagi juga hasil jadi template soft copy dari corel yang masih dapat di edit. Yang tidak sabar…silahkan ikuti petunjuk di bawah ini.
Buat File baru dari Corel.
Untuk membuat layout kalender Klik menu Edit>Insert New Object.

Image and video hosting by TinyPic

Setelah muncul gambar di atas pilih Office Excel. Nah di hadapan kita sudah muncul layar Excel yang masuk ke dalam Corel Draw. Untuk kembali ke tampilan Corel, tinggal klik di luar area Excel.
Mungkin ada yang bertanya…terus apa manfaatnya kalo pake Excel? Dengan bantuan Excel, kita dapat mengatur tanggal berdasarkan kotak-kotak di Excel (namanya apa ya?). Lihat preview di bawah ini

Image and video hosting by TinyPic

Setelah selesai satu bulan, kita tinggal mengkopi data excel tersebut. Untuk merubah tanggal nya tinggal kita geser aja. Gampang kan.

Kamis, 18 Juni 2009

Undangan Nikah kang Asep

Hari jumat yang lalu (12 Juni 2009) ada sms masuk. Setelah dilihat,eh ternyata kang Asep. Setelah baca sms, ternyata isinya dia mau buat undangan manten...(akhirnya, jadi juga nikah..)

Janjian di rumahnya hari minggu jam 8 pagi. Setelah dpt briefnya, akhirnya pulang...pusing juga.

Yang jelas memang 90% konsumen menginginkan harga murah desain bagus.Akhirnya setelah kejar-kejaran dengan tugas TA, jadi juga

desain luar


Image and video hosting by TinyPic

desain dalam


Image and video hosting by TinyPic

Jumat, 17 Oktober 2008

6th YES

Free Image Hosting At ImageCows.Net

Akhirnya setelah 2 jam berpusing-pusing dengan konsep logo 6 tahun YOGYA EXECUTIVE SCHOOL "YES", jadi juga logonya.

Logo ini menceritakan sebuah perjalanan YOGYA EXECUTIVE SCHOOL "YES" selama 6 tahun. Mulai dari tahun pertama yang masih banyak goncangan dan besarnya badai persaingan perusahaan (terlalu berlebihan gak to?) yang digambarkan dengan warna biru muda. Dengan beriringnya waktu, bertambah dewasa dan semakin tingginya nilai kepercayaan masyarakat baik instansi lokal, nasional maupun internasional (ada yang dari Timor Leste lho siswanya) menjadikan YES semakin kokoh dan solid.

Selamat Ulang tahun buat YES, semoga dapat memberikan harapan baru bagi bangsa Indonesia dan Kesejahteraan pada karyawannya :D

Sabtu, 11 Oktober 2008

Desain Komunikasi Visual, apakah itu?

Saya mencoba mengumpulkan beberapa definisi tentang desain komunikasi visual. Mau tahu definisi tentang desain komunikasi visual yang dituturkan oleh para pakar?, simak berikut ini

SUNARDI PURWOSUWITO:
Desain Komunikasi Visual adalah ilmu yang mempelajari konsep komunikasi dan ungkapan kreatif, teknik dan media untuk menyampaikan pesan dan gagasan secara visual, termasuk audio dengan mengolah elemen desain grafis berupa bentuk gambar, huruf dan warna, serta tata letaknya, sehingga pesan dan gagasan dapat diterima oleh sasarannya.
http://sunardipw.blogspot.com/2005/07/definisi-prinsip-dan-istilah-desain.html

M. SUYANTO (DIREKTUR AMIKOM YOGYAKARTA)
aplikasi dari keterampilan seni dan komunikasi untuk kebutuhan bisnis dan industri“. Aplikasi-aplikasi ini dapat meliputi periklanan dan penjualan produk, menciptakan identitas visual untuk institusi, produk dan perusahaan, dan lingkungan grafis, desain informasi, dan secara visual menyempurnakan pesan dalam publikasi.
(diambil dari buku Aplikasi Desain Grafis Untuk Periklanan)

DANTON SIHOMBING
desain grafis mempekerjakan berbagai elemen seperti marka, simbol, uraian verbal yang divisualisasikan lewat tipografi dan gambar baik dengan teknik fotografi ataupun ilustrasi. Elemen-elemen tersebut diterapkan dalam dua fungsi, sebagai perangkat visual dan perangkat komunikasi.
(diambil dari buku Tipografi Dalam Desain Grafis)

MICHAEL KROEGER
komunikasi visual adalah latihan teori dan konsep-konsep melalui terma-terma visual dengan menggunakan warna, bentuk, garis dan penjajaran (juxtaposition).

Apa definisi Desain Komunikasi Visual menurut kamu?

Jumat, 10 Oktober 2008

Membuat Caligraphic pen dari Line

Jika anda pecinta Adobe Illustrator, tentu Anda paham dengan style garis sehingga akan menghasilkan sebuah garis yang tidak biasa, misal garis dengan style pensil, atau dengan style kuas dll. Nah bagaimana dengan pengguna CorelDRAW, apakah kita juga bisa membuat style khusus sehingga garis yang kita hasilkan tidak hanya biasa-biasa saja? jawabannya tentu saja bisa! caranya? Nah, mari kita simak baik-baik tutorial berikut

Pada kasus ini kita akan mencoba membuat sebuah garis kaligrafi yang mempunyai kesan tebal tipis.
Buat sebuah objek, misalkan tanda tangan bisa dengan freehand tool maupun bezier tool.
Seleksi objek yang Anda buat, kemudian munculkan kotak dialog pen tool (tekan F12).



Atur di bagian caligraphic (lihat gambar), tekan Ok.
Lihat hasilnya.

Image and video hosting by TinyPic

Kamis, 09 Oktober 2008

Reposting "What is Good Design?"

Artikel ini juga hasil dari jiplakan komvis.com,yang ditulis oleh Andi S. Boediman. Semoga dapat memberikan pencerahan bagi teman-teman semua. selamat membaca

What is a Good Design?
Sebagai desainer terkadang sulit untuk memberikan justifikasi atas desain yang dihasilkannya. Yang penting adalah ‘enak dilihat’. Sedang dari sisi pelaku pemasaran dan komunikasi, mereka mengalami kesulitan apakah kapan desain dianggap selesai dan akan sukses untuk kebutuhan komunikasi mereka. Dari sisi publik, ada desain yang begitu susah dan rumitnya dijelaskan filosofinya. Ada desain yang mudah dicerna dan ‘feels right’. Tapi cukup banyak pula desain yang kelihatan ‘nggak nyambung’ dengan apa yang dikomunikasikannya.

DESAIN SEBAGAI PROSES
“Good design is not about the result, it’s when everybody involved feels good about it” Kutipan ini sangat representatif di dalam mendeskripsikan tugas seorang desainer. Hal yang sangat krusial di dalam desain adalah pertanyaan Proses dengan Hasil, manakah yang lebih penting? Apakah hasil karya desain berawal dari rancangan yang self-indulgence yang dicari justifikasinya atau memang merupakan solusi atas kebutuhan komunikasi?

Pendekatan terhadap desain sebagai proses akan melibatkan desainer dan klien dalam satu konteks yang sama, yakni sama-sama bertujuan mengekspresikan perusahaan/produk dan berkomunikasi kepada publik. Kesepakatan ini memberikan konsekuensi bagi kedua pihak untuk melakukan diskusi intensif dan mendefinisikan kebutuhan komunikasi dengan jelas. Jika perlu klien dan desainer terlibat di dalam proses brainstorming bersama-sama. Kemudian dari gagasan-gagasan tersebut dikembangkan menjadi solusi desain.
Yang dinilai oleh klien bukanlah hasil desain semata, tetapi proses berpikir dan seluruh pengalaman dari desainer untuk mampu menghasilkan karya.

DESAIN SEBAGAI STRATEGI KOMUNIKASI
Pada komunikasi, konsep positioning dan diferensiasi sudah sangat dikenal oleh para pemasar. Singkatnya, di dalam satu kategori brand, benak kita sulit mengingat lebih dari 2 atau 3 brand di setiap kategori, misalnya di film ada Fuji dan Kodak, di ayam goreng ada KFC dan Suharti. Yang diingat orang bukanlah kesamaan Fuji dan Kodak, tetapi perbedaannya. Fuji cocok untuk outdoor, Kodak cocok untuk indoor. KFC adalah ayam impor, Suharti ayam kampung.

Hal ini bisa diterapkan secara sederhana di dalam dunia desain. Jika semua perusahaan teknologi menggunakan garis-garis yang solid dan warna biru, Lucent menggunakan logo bulat dalam bentuk sapuan kuas dengan warna merah. Kenapa? Agar mudah diingat!

Warna biru di kategori bank saat ini milik BCA, kombinasi warna merah biru adalah Lippo, gradasi biru ke putih Citibank, pita biru adalah Bank Mandiri. Oleh karena itu Danamon perlu mengklaim warna orange dan kuning. Warna hijau di film milik Fuji dan warna kuning milik Kodak, sehingga Konica memilih warna biru. Warna adalah salah satu elemen yang paling kuat untuk di-recall karena warna sangatlah emosional daripada bentuk. Oleh karena itu gunakan warna sebagai atribut yang paling awal untuk didefinisikan.

Lakukan analisa terhadap kompetitor, kategori produk, brand dan dari situ bisa diambil strategi diferensiasi yang akan membedakan kita dengan pesaing. Bentuk swoosh sudah terpatri ke dalam benak kita sebagai Nike. Sangat banyak brand me-too yang berusaha memplesetkan bentuk ini ke dalam logonya. Mengapa tidak melakukan strategi diferensiasi ketimbang imitasi? Tetapi jika memang strateginya adalah imitasi, mungkin ini adalah jalan yang bisa ditempuh. Hal ini kembali kepada strategi, apa yang ingin dikomunikasikan.


SIMPLIFY! SIMPLIFY! SIMPLIFY!
Pada dasarnya, otak manusia akan berusaha mencari pola dari setiap bentuk yang ditemuinya. Ini yang menyebabkan anak kecil sulit membedakan bola dan balon, tetapi mereka bisa tahu bulatan merah besar dan bulatan hijau kecil sebagai bola.

Yang disimpan di dalam otak kita adalah simbol, bukan detail dari objek. Wajah manusia hanya disimpan sebagai lingkaran dan 2 titik di dalamnya, bukan kerut atau bentuk hidung dan mulut. Oleh karena itu kita bisa mengingat bahwa logo Nike dengan mudah karena bentuknya sederhana, tetapi kita sulit untuk menggambar Garuda Pancasila padahal kita sudah melihat, menghafalkan dan memasangnya di mana-mana. Ini terbukti saat kita diminta menggambar ulang kedua bentuk ini.

KLIEN - DESIGNER - PUBLIK
Bagi seorang desainer, siapa klien sebenarnya? Apakah klien yang memberikan project ataukah publik yang nantinya akan menikmati hasil rancangan desain? Jawabannya adalah keduanya!
Klien harus bangga atas hasil rancangan yang mereka miliki yang dianggap mampu merepresentasikan siapa mereka.

Publik juga harus bisa membaca desain tanpa ada si desainer yang berusaha menjelaskan filosofi kepada setiap orang. Tantangan yang dihadapi oleh desainer adalah menjembatani kedua kepentingan ini. Saat melakukan diskusi dengan klien, desainer perlu menjadi katalisator yang mampu membaca keinginan klien dan sekaligus tetap bertanggung jawab kepada publik.

TIPS MENGEVALUASI DESAIN
Ini adalah beberapa teknik sederhana untuk mengevaluasi desain: Lihat adanya kontras atau laras. Metode paling mudah adalah menggunakan laras, di mana digunakan warna senada dan kombinasi tipografi yang satu keluarga. Selain itu juga bisa digunakan kontras, seperti warna komplemen dan kombinasi tipografi yang sama sekali berbeda (sans serif dan serif misalnya).
Keduanya akan menghasilkan emosi yang berbeda, laras terlihat lebih statis dan harmonis sedang kontras menampakkan dinamika.

Letakkan karya secara terbalik. Di sini kita akan melihat karya sebagai karya visual tanpa makna.
Logo akan terlihat sebagai bentuk dan tidak kita baca artinya. Perhatikan komposisi, warna, jarak antar huruf, tampilan logo.

Tutup logo dengan tangan. Lakukan penilaian apakah hadirnya logo membuat desain lebih baik atau malah sebaliknya. Tutup mata dan visualkan logo di dalam benak. Di sini kita mengetahui apakah logo mudah diingat. Coba gambar ulang logo tanpa melihat gambar asli, semakin mudah. Anda menggambarnya, makin mudah bagi orang lain untuk mengingatnya.

Edarkan desain kepada orang-orang yang tidak mengikuti prosesnya. Dengan cara ini kita akan jujur terhadap pengalaman, konotasi, dan selera publik. Lakukan ini dengan hati-hati dan gunakan sebagai panduan, bukan satu-satunya tolok ukur keberhasilan.

Oleh : Andi S. Boediman
Penulis adalah Creative Director Admire, President Director Digital Studio dan
penulis buku Photoshop Special F/X serta Color Finder.